Haluan Berita

Hanya Sesuai Fakta
BPIP: Kalau PA 212 Dukung Pancasila Maka Harus Dukung Kami

JAKARTA – Persaudaraan Alumni (PA) 212 meminta Badan Pembinaan Ideologi Indonesia (BPIP) dibubarkan. BPIP menanggapi seharusnya PA 212 mendukung lembaganya bila memang sepakat dengan Pancasila.

 

“Terima kasih sudah mendukung Pancasila. Cuma mohon juga kalau mendukung Pancasila, maka lembaga yang punya tanggung jawab atau diberi tugas untuk melakukan sosialisasi dan internalisasi nilai-nilai Pancasila itu tetap ada dan harus didukung,” kata Wakil Ketua BPIP, Hariyono, dikutip dari detikcom, Minggu (19/7/2020).

 

BPIP memahami PA 212 sebagai kelompok yang juga mendukung Pancasila. Tapi di sisi lain, PA 212 tidak setuju dengan BPIP. Tuntutan pembubaran BPIP itu merupakan salah satu amanat hasil Musyawarah Nasional (Munas) II PA 212.

 

“Kalau menurut saya, itu haknya PA 212 untuk mengadakan Munas dan membuat rekomendasi. Yang jelas, kami di BPIP punya tugas dan tanggung jawab moral bagaimana nilai-nilai Pancasila tidak hilang dari ruang publik,” kata Hariyono.

 

Dia menjelaskan BPIP punya tanggung jawab untuk mengamankan Pancasila. Soalnya, Pancasila sudah terpantau semakin surut di era seperti saat ini. Kalau kondisi itu dibiarkan, persatuan dan kesatuan bangsa bisa terancam oleh ideologi lain.

 

“Belum lagi, sejak era reformasi ada ideologi transnasional yang ingin menjadikan Indonesia sebagai bagian dari kekhalifahan. Ini kan juga ada. Makanya HTI dibubarkan,” kata Hariyono.

 

Munas II PA 212 digelar di Pondok Pesantren Az-Zikra, Sentul, Bogor, Sabtu (18/7) kemarin. Berdasarkan keterangan pers dari humas PA 212 yang dikonfirmasi oleh Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif, permintaan pembubaran BPIP adalah amanat Munas PA 212 dalam bidang kebangsaan.

 

Berikut adalah amanat Munas PA 212 dalam bidang kebangsaan:

– Berupaya memulangkan Habib Rizieq Syihab

– Menolak UU Corona,

– Menuntut pembubaran BPIP,

– dan dalam bidang keorganisasian menyempurnakan pedoman dasar organisasi.

Sumber

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.