Haluan Berita

Hanya Sesuai Fakta
Covid-19 di DKI Menggila, Ferdinand: Anies Jangan di Ruangan aja Merajut Kata-Kata

JAKARTA – Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean kembali ngegas saat mengetahui Pemprov DKI Jakarta mengambil kebijakan kembali memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi fase 1 untuk dua pekan lagi.

Kemarin, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmi memperpanjang PSBB Transisi fase 1 untuk dua pekan lagi terhitung mulai 17 Juli 2020.

Melihat curva penyebaran virus selama sepekan yang cenderung meningkat, Pemprov DKI merasa sangat berisiko melonggarkan fase transisi ini dan masuk ke fase dua.

Seperti diketahui, berdasarkan data Dinas Kesehatan DKI Jakarta, hingga Kamis (16/7/2020), jumlah kasus positif di Jakarta sudah mencapai 15.477 kasus.

Ferdinand geram dengan kinerja Anies dalam menangani virus Corona di Ibukota. Dirinya mendesak mantan Mendikbud itu turun langsung ke warga melihat kenyataan yang ada tanpa hanya mengumpat di ruangan merangkai kata-kata.

“Nis, bagaimana Covid tidak semakin tinggi penyebarannya? Demo kamu biarkan dan ijinkan. Soal masker? Lihat dong ke lapangan, turun ke warga, jangan di ruangan terus merajut kata-kata. Ini kesalahan dan kegagalanmu sebagai kepala daerah. Liat dong Jateng Jabar..!” ketus Ferdinand dalam cuitannya di Twitter, Kamis (16/7/2020).

Ia juga menyayangkan, di samping yang katanya adanya pembatasan gerak warga, Anies justru mengizinkan gelaran demonstrasi besar-besaran yang menyebabkan kerumunan di Jakarta.

“Saudara Gub @aniesbaswedan, hari ini Jakarta menyumbang angka positif Covid terbanyak seluruh Indonesia. Bahkan melampui angka positif dr propinsi terbesar penduduknya seperti Jabar, Jatim dan Jateng. Sementara itu, demo dan kemurunan terus kau biarkan terjadi. Sebagai gubernur, apa tidak malu?” lanjutnya menyentil.

Di akhir cuitannya, Ferdinand pun menyindir kebijakan perpanjangan PSBB Transisi yang dinilai hanya buang-buang anggaran tanpa hasil positif seperti yang diharapkan warga Jakarta.

“Nis, PSBB Transisi ini percuma diperpanjang jika kerumunan terus dibiarkan. Untuk apa ada PSBB kalau hanya digunakan utk mencairkan anggaran saja? Ayolah Nis, kerja yang benar menekan penyebaran covid..!” tegasnya lugas.

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.