Haluan Berita

Hanya Sesuai Fakta
Dana Otsus Papua Beri Peluang kepada Milenial

JAKARTA – Dana otonomi khusus (otsus) di Papua dan Papua Barat yang 25,1 persennya dialokasikan untuk bidang pendidikan diapresiasi. Sejak 2002 hingga 2020, Papua dan Papua Barat memperoleh dana otsus mencapai Rp94,24 triliun.

“Hal tersebut memberikan peluang bagi pemuda-pemuda Papua yang memiliki potensi dan peluang untuk mendapatkan pendidikan dan keterampilan sesuai bidang dan bakat yang mereka minati,” kata Direktur Public Policy Institute (PPI) Sujono HS melalui keterangan tertulis, Minggu, 30 Agustus 2020.

Menurut Sujono, pemuda Papua dan Papua Barat berpotensi mengembangkan perekonomian di wilayah timur Indonesia. Pernyataan itu diamini Staf Khusus Presiden, Billy Mambrasar.

Pengusaha muda Papua itu menyebut alokasi pendidikan dana Otsus Papua mengembangkan kompetensi milenial. Dampaknya, mereka bisa mengeksplorasi kemampuan diri.

Billy menyebut banyak hal bisa dikembangkan pemuda Bumi Cenderawasih. Dia menekankan sudah waktunya milenial Papua membuktikan potensi diri, utamanya di bidang kewirausahaan.

“Orang-orang terkaya di Indonesia dan juga di dunia kan adalah entrepreneurs. Kita bisa buat Papua maju dan sejahtera dengan menggerakkan sektor kewirausahaan ini,” kata dia.

Dia mencontohkan pengusaha muda Jonathan Warinussy. Dia menyebut Jonathan fokus mengembangkan potensi diri dan tak bermimpi menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Jonathan memiliki kedai di Bandung, Jawa Barat, yang menjual nasi kuning. Jonathan mengatakan dengan berwirausaha dirinya dapat membantu sesama. Pemuda Papua di Bandung bisa bekerja di kedainya untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.

“Sambil mereka belajar, wirausaha juga,” ujar Jonathan.

Mahasiswa akuntansi Universitas Komunikasi Bandung ini ingin mendorong lebih banyak milenial Papua menjadi entrepreneur. Dia beberapa kali mengadakan seminar kewirausahaan di kedainya.

“Dan sudah ada yang tertarik menjadi pengusaha dengan buka kedai jus di samping kedai saya,” kata Jonathan.

Dia mengajak pemuda Papua ikut membangun tanah kelahiran dengan menjadi pelaku bisnis. Cara ini dinilai sebagai langkah terbaik untuk meningkatkan harkat, martabat, dan kebanggaan orang-orang Papua.

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.