Haluan Berita

Hanya Sesuai Fakta
Hari Kesaktian Pancasila, Nadiem: Lilin Pancasila Tetap Menyala Saat Pandemi

JAKARTA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengatakan Pancasila sebagai falsafah dan ideologi bangsa mampu menjadi sebuah lilin yang menerangi kehidupan di masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan oleh Nadiem dalam pidato daring dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober.

Nadiem mengatakan di masa pandemi Covid-19, Pancasila menjadi penerang yang nilai-nilainya diterapkan oleh masyarakat Indonesia.

“Lilin Pancasila terlihat menyala dalam pengorbanan tenaga medis, yang mempertaruhkan nyawanya setiap hari untuk menyelamatkan pasien Covid,” kata Nadiem, dalam pidato pada Rabu, 30 September 2020.

“Lalu kita melihat ribuan mahasiswa, yang sudah kesulitan dengan pembelajaran daring, namun mencalonkan diri sebagai sukarelawan dalam penanganan Covid,” tambah Nadiem.

Menurutnya, lilin Pancasila juga menyala pada sisi kepemimpinan di masa krisis pada sektor pemerintahan atau swasta.

Nadiem menyebut kepemimpinan pada masa pandemi Covid-19, ini mampu berani mengambil risiko dan bergerak cepat untuk meringankan penderitaan masyarakat.

“Bahkan kita juga lihat ribuan pemilik usaha kecil yang mengorbankan labanya, agar karyawan mereka tidak perlu dilepas, walaupun pelanggan lenyap. Kita juga melihat pemimpin umat di tempat-tempat ibadah yang menggalang dana untuk membantu rakyat yang agamanya berbeda dirinya,” jelas Nadiem.

Lilin semangat Pancasila, menurut Nadiem juga terefleksikan dari tidak patah semangatnya para seniman untuk terus berkarya di tengah keterbatasan pandemi.

Selain itu, menurut Nadiem, lilin Pancasila juga dinyalakan oleh guru-guru yang bersedia mendatangi rumah pelajar di daerah terpencil agar para muridnya masih bisa belajar di tengah pandemi Covid-19 ini.

“Di masa krisis ini, lilin-lilin Pancasila menerangi kegelapan di mana-mana. Pandemi ini menantang negara kita dan menguji ketangguhan kita sebagai rakyat Indonesia,” ucap Nadiem.

Pancasila, menurut Nadiem, sebagai pusaka negara Indonesia harus menyala di hati masyarakat Indonesia.

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.