Haluan Berita

Hanya Sesuai Fakta
Jenderal Andika Perkasa Jantan, Ucapannya Menggetarkan

JAKARTA – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa benar-benar jantan. Ketika ada anak buahnya yang bersalah, pria 55 tahun tersebut tidak sungkan meminta maaf.

Hal itu terbukti ketika beberapa prajurit TNI terlibat penyerangan Polsek Ciracas pada Sabtu (29/8) dini hari WIB. “TNI AD memohon maaf atas terjadinya insiden yang menyebabkan korban maupun kerusakan yang dialami oleh rekan-rekan baik dari masyarakat sipil maupun anggota Polri yang tidak tahu apa-apa,” kata Andika, Minggu (30/8).

Pihaknya pun memastikan bahwa para pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Mereka harus memberikan ganti rugi atas kerusakan yang terjadi serta menanggung biaya pengobatan korban. Selain itu, Andika juga memastikan para prajurit TNI yang terlibat penyerangan bakal dipecat.

Andika menjelaskan, hingga saat ini ada 12 prajurit TNI AD yang sudah diperiksa. Mereka pun sudah ditahan di Polisi Militer Kodam Jaya (Pomdam Jaya), Guntur, Jakarta Selatan.

Namun, Andika enggan membeberkan kesatuan para prajurit TNI yang menyerang Polsek Ciracas itu. “Belum tersangka, tetapi 12 orang yang jelas langsung kami tahan. Ke-12 orang ini sudah mengarah (pelaku perusakan),” ujar Andika.

Dia menambahkan, sebanyak 19 orang lainnya yang sudah dipanggil juga akan langsung ditahan. “Mereka akan kami tempatkan sesuai dengan kebutuhan. Jadi, tidak hanya di Pomdam Jaya,” kata Andika. Andika menjelaskan, pihaknya mempunyai beberapa tempat untuk menahan para prajurit TNI iu.

“Ada Pusat Militer Angkatan Darat di sini di dekat Gambir. Ada lagi di beberapa tempat lagi,” ujar Andika.  Dia pun memastikan Prada MI yang saat ini masih dirawat di rumah sakit juga akan ditahan.

“Prada MI sudah jelas. Dia adalah salah satu dari mereka. Statusnya adalah termasuk yang terperiksa,” kata Andika.

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.