Haluan Berita

Hanya Sesuai Fakta
Kemlu Anggap Peringatan Perancis Terhadap Warganya adalah Wajar

Haluanberita.id – Pemerintah Perancis mengeluarkan imbauan kepada warga negaranya yang tinggal di beberapa negara mayoritas muslim agar berhati-hati. Menyikapi hal tersebut, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyatakan hal tersebut adalah wajar.

“Himbauan pihak Perancis terhadap warganya untuk berhati-hati wajar saja, karena Pemerintah Indonesia juga kerap mengeluarkan himbauan untuk meningkatkan kehati-hatian dalam kondisi tertentu di satu negara,” kata Juru bicara Kemlu Teuku Faizasyah dalam keterangannya, Rabu (28/10), sebagaimana diberitakan di laman infopublik.id.

Menurut dia, sesuai Konvensi Wina, pemerintah wajib memberikan perlindungan bagi perwakilan diplomatik asing, baik personal maupun aset.

Selain itu, Kemlu juga telah memanggil Duta Besar Perancis di Jakarta Olivier Chambard, terkait pernyataan Presiden Emmanuel Macron, soal kartun Nabi Muhammad SAW.

Kemlu juga menyampaikan kecaman terhadap pernyataan Macron di beberapa kesempatan, termasuk saat upacara pemakaman guru sejarah yang dibunuh karena menunjukkan kartun Nabi Muhammad SAW.

Sebelumnya, seorang guru sejarah dan geografi di sebuah sekolah pinggiran di kota Paris, Perancis, Samuel Paty (47), menunjukkan karikatur Nabi Muhammad SAW, sehingga Paty dibunuh oleh seorang remaja kelahiran Rusia bersuku Chechen.

Presiden Perancis Macron mengatakan tidak akan menarik karikatur Nabi Muhammad SAW. Menurut Macron, Islam adalah agama yang sedang mengalami krisis di seluruh dunia.

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.