Haluan Berita

Hanya Sesuai Fakta
Masjid Milik Telkom Undang Felix Siauw sebagai  Penceramah

TelkomIndonesia rupanya ramah dan bersahabat dengan ulama radikal dan pengusung khilafah. Tahun yang lalu sempat viral di sosmed, list pembicara untuk Ramadhan dari Telkom. Ternyata ada beberapa tokoh atau ulama radikal yang diundang Telkom membuat netizen bereaksi keras dan mengecamnya.

Salah satunya Telkom mengundang Ustad Tengku alias Tengku Zulkarnain (UT). UT ini sebelas dua belas dengan Felix. Kerap menyebar postingan hoaks sampai dijuluki produsen hoaks. Jangan tanya soal hoaks dari UT tapi anehnya Telkom malah mengundangnya di acara Ramadhan tahun lalu. Akhirnya Telkom merevisi kembali. Eh kejadiannya terulang lagi.

Beredar Felix Siauw jadi pembicara di Masjid Al Muta’arof di Menara Multimedia TELKOM dengan tema “Bukan Sekedar Kaleng-Kaleng (Part 2). Berarti part 1 sudah dong. Temanya kaleng, pembicaranya kaleng, cocok tuh.

Memang mencurigakan bahwa ada orang-orang atau pejabat di BUMN yang masih secara diam-diam mendukung khilafah. Makanya ustad Felix Siauw muncul bisa jadi direkomendasikan orang dalam Telkom sendiri. Mengerikan virus khilafah sudah masuk ke semua jaringan dalam instansi Pemerintah.

Kembali ke Telkom, sudah disorot dan dikritisi netizen tapi acara bersama Felix tetap berjalan. Telkom berarti pro khilafah dong plus HTI. Apa Telkom mau ikutan mengganti sistem?. Mungkin sistem di Telkom sudah berbau kafir jadi harus pakai Felix untuk menyemburkan ceramahnya yang temanya sih berbau teknologi tapi dia dengan mulutnya yang licin bisa nyerempet sana-sini.

Parahnya Felix sempat membuat cuitan bahwa membela nasionalisme itu tak ada dalilnya. Tak ada dalilnya? Ya sudah silahkan ke Suriah sana atau join dengan ISIS. Masih beruntung hidup di NKRI. Kalau diArab sudah dibui lu, Peliks.

Seorang netizen bereaksi keras : Katanya sih nasionalisme tidak ada dalilnya, bukannya telkom milik BUMN? Lah kok curut khilafah gini diundang jadi penceramah? Ini yg ngundang waras apa sama gilanya? Cc: @TelkomIndonesia @KemenBUMN #TelkomProKhilfah?

Sangat tidak pantaslah Telkom mengundang si Felix yang bersama gerombolannya mau mengganti sistem di NKRI. Gelar sih ustad tapi ucapannya tidak pernah membawa kesejukan. Felix bahkan pernah menyamakan Presiden Jokowi dengan rezim Firaun. Konyolnya dia mau jadi pembicara di BUMN milik pemerintah itu. Amplopnya soalnya halal dan gede ya Felix, haha.

Licinnya mulut Felix sudah terkenal karena dia pernah melarang orang selfie akhirnya selfie sendiri. Peraturan buat orang lain tapi tidak untuk dirinya sendiri, inilah manusia munafik yang paling agamis tapi busuk di dalamnya. Seenaknya mmebuat fatwa buat orang lain tapi dirinya melanggar berkali-kali.

Maka sangat disayangkan, Telkom mayoritas sahamnya adalah milik rakyat Indonesia, selain milik Pemerintah masih mau memberi corong buast curut HTI dan khilafah ini. Bikin mirisnya adalah meski sudah disorot dan dimention di Twitter, masjid milik Telkom tetap mempertahankan Felix, si pembicara radikal, kontroversial, memecah belah umat dan warga serta tukang kritik dan nyinyir ke Pemerintah.

Pihak Telkom sendiri tak berkaca. Felix bukan hanya menjadi ustad oposisi, terus mengkritik pemerintah dengan cara yang menjijikkan. Tapi dia mendukung paham atau ideologi yang berlawanan dengan NKRI dan Pancasila.

Diberi kesempatan berdakwah di rumah ibadah tapi corongnya justru dipakai buat menghujat Pemerintah khususnya Pak Jokowi. Apalagi di sosmed si Felix yang labil terus mengeluarkan cuitan kontroversialnya ke Pemerintah.

Ketika HTI dibubarkan maka yang paling meradang dan protes keras adalah si Felix. Masak Telkom nggak update dengan hal ini? Konyol sekali Telkom yang menjadi sumber jaringan internet lewat Indihome tapi berpura-pura amnesia dan menganggap Felix sebagai ulama santun.

Masih banyak ulama yang lebih baik, mencerdaskan dan bukan pengusung kebencian dan khilafah yang lebih pantas berbicara di masjid dari Telkom ini. Apakah Telkom hanya punya nomor kontak Felix? Justur kalau makin diberi mimbar maka dia akan membusukkan umat dengan ceramahnya yang tendensius. Felix Siauw adalah jago framing dan pinter playing victim. Dia sangat lihai mencari momen untuk menyudutkan pemerintah kalau Pemerintah bersikap tegas kepada ormas radikal. Dia langsung memerankan dirinya sebagai terdzolimi untuk meraih simpati publik.

Felix pernah memframing kejadian pengeboman oleh teroris di Surabaya sebagai upaya untuk memframing negatif kepada kaum Muslim. Anehnya kok Telkom malah mengundang si Felix pro dan fans khilafah? Gak benar nih panitianya.

Nah, dari data dan fakta di atas, seharusnya Telkom bertindak tegas serta mengevaluasi Felix yang diundang untuk menjadi pembicara di acara di masjid Telkom itu. Miris, para ulama itu masih diberi corong untuk ceramah agama yang nantinya bisa dipelintir untuk memecah belah, memprovokasi dan melempar fitnah. Menteri Agama, MUI mana suaranya nih?

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.