Haluan Berita

Hanya Sesuai Fakta
TNI AD Bangun Lab PCR Robotik di 68 RS dan Targetkan 10 Ribu Sampel Per Hari

JAKARTA – TNI AD membuat laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) di 68 rumah sakit militernya. Pengadaan laboratorium itu untuk menguji spesimen Covid-19. “Kalau PCR yang pertama sudah. Sekarang kami sudah memulai, bukan berusaha lagi, untuk pengadaan PCR di 68 rumah sakit kami,” kata Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal Andika Perkasa di Mabes TNI, Jakarta Pusat, Rabu (24/6).

Sebelum dibangun, Andika menyebut TNI AD baru memiliki dua laboratorium di RSPAD Gatot Subroto. Setelah melakukan evaluasi, kini pihaknya menambah dan mempercanggih laboratorium PCR agar memudahkan pengujian spesimen. “RSPAD sudah punya dua, tapi PCR yang baru, yang 68 ini sudah robotik sehingga mempercepat. Dan ini akan sangat membantu bukan hanya prajurit Angkatan Darat sebenarnya. Tapi komunitas lokal, pemerintah kota maupun kabupaten di mana rumah sakit kami berada,” papar dia.

Ada pun target tesnya mencapai 10 ribu sampel di setiap daerah. Namun target itu, kata Andika, tetap harus disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan di daerah tersebut. “Regionnya dari setiap lab PCR kami berusaha untuk mendapatkan 10 ribu. Nah sekarang tinggal average per hari tergantung daerahnya. RSPAD sudah sampai 400 sampel yang diperiksa per hari,” terang dia.

Andika tak memaksa jika laboratorium di rumah sakitnya kelak tak menjadi rujukan. Menurutnya, masyarakat akan datang sendiri karena kebutuhan. “Pokoknya tidak usah, rumah sakit ini enggak usah jadi rujukan. Nggak jadi rujukan pun masyarakat tetap ke situ karena biasanya mereka mencari yang terdekat,” tukasnya.

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.